Info Terkini

SMA Negeri 5 Kota Depok Gelar Psikotes Tahunan Bersama Rajawali, Fokus Pemetaan Kemampuan dan Perencanaan Karier Siswa

Depok, 31 Agustus 2026 — SMA Negeri 5 Kota Depok kembali melaksanakan program psikotes tahunan yang digelar secara rutin melalui kerja sama dengan lembaga psikologi Rajawali. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari layanan bimbingan dan konseling sekolah, dilaksanakan dalam dua tahap strategis: di awal masuk kelas X sebagai pemetaan dan diagnosis kemampuan siswa, serta di akhir kelas XII sebagai pendeteksian minat dan bakat terkait perencanaan arah karier.

Kepala SMA Negeri 5 Kota Depok, Tety Soesanti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa program ini sudah menjadi tradisi sekolah setiap tahun. “Kami ingin setiap siswa dikenali potensinya sejak awal. Psikotes di kelas X membantu kami memetakan kemampuan intelektual, gaya belajar, serta kekuatan dan kelemahan akademik siswa. Hasilnya menjadi acuan guru dan guru BK dalam memberikan pendampingan yang lebih personal,” ujarnya.

Pada tahap pertama, psikotes untuk siswa kelas X dilakukan segera setelah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Tes ini mencakup pengukuran inteligensi, kemampuan kognitif, serta aspek kepribadian dasar. Data yang diperoleh digunakan untuk diagnosis awal, sehingga sekolah dapat menyesuaikan pendekatan pembelajaran, penempatan kelas, dan program penguatan sesuai kebutuhan masing-masing siswa.

Sementara itu, psikotes di akhir kelas XII difokuskan pada deteksi minat, bakat, dan kecenderungan karier. Hasil tes menjadi bahan pertimbangan penting bagi siswa dalam menentukan jurusan perguruan tinggi, jalur SNBP / SNBT, maupun pilihan karier di masa depan. “Banyak siswa masih bingung memilih jurusan. Dengan data psikotes yang objektif, mereka bisa lebih yakin dan terarah dalam merencanakan langkah selanjutnya,” tambah Tety Soesanti.

Kerja sama dengan Rajawali dipilih karena lembaga tersebut memiliki instrumen psikologi yang terstandar dan tim profesional berpengalaman. Proses pelaksanaan dilakukan secara terstruktur, mulai dari pengisian lembar jawaban hingga penyusunan laporan individu yang disampaikan kepada siswa, orang tua, dan pihak sekolah. Laporan tersebut dilengkapi rekomendasi praktis yang dapat langsung dimanfaatkan.

Guru Bimbingan dan Konseling SMA Negeri 5 Kota Depok, Nurbaiti Fadhillah, S. Pd menegaskan bahwa psikotes bukan sekadar formalitas. “Hasil tes ini menjadi pijakan kami dalam memberikan konseling individu maupun kelompok. Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mengenal diri sendiri secara utuh,” jelas salah satu guru BK.

Program ini mendapat apresiasi dari orang tua siswa. Banyak yang merasa terbantu karena mendapatkan gambaran objektif tentang potensi anak. Selain itu, pihak sekolah juga memanfaatkan data kolektif dari psikotes untuk mengevaluasi program pembelajaran dan ekstrakurikuler agar lebih selaras dengan minat mayoritas siswa.

Dengan pelaksanaan yang konsisten setiap tahun, SMA Negeri 5 Kota Depok berkomitmen terus memperkuat layanan bimbingan karier. Melalui kolaborasi dengan Rajawali, sekolah berharap setiap siswa dapat berkembang sesuai potensinya dan siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi maupun dunia kerja.

Kegiatan psikotes ini diharapkan terus berlanjut sebagai salah satu unggulan layanan pendidikan di SMA Negeri 5 Kota Depok, sejalan dengan visi sekolah untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, berbudaya, dan peduli lingkungan.

Tinggalkan komentar