Info Terkini

Kolaborasi Puskesmas dan SMA Negeri 5 Kota Depok : Pemberian Tablet Tambah Darah untuk Siswi Kelas X dan XI

Depok, 13 April 2026 – Dalam upaya menekan angka anemia di kalangan remaja, Puskesmas Pengasinan menyelenggarakan kegiatan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi siswi SMA Negeri 5 Kota Depok. Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan dan mencegah defisiensi zat besi pada remaja putri.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi UPTD Puskesmas Pengasinan dengan SMA Negeri 5 Kota Depok sekaligus merupakan program ini merupakan bagian dari Gerakan Aksi Bergizi nasional yang dicanangkan Kementerian Kesehatan. “Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup serius. Hasil survei di Kota Depok menunjukkan puluhan ribu siswi terindikasi anemia, sehingga pemberian TTD secara rutin sangat diperlukan.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswi kelas X dan XI SMA Negeri Kota 5 Depok yang berlokasi di Perum Bukit Rivaria, Sawangan. Selain pembagian tablet, tim Puskesmas juga memberikan penyuluhan tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi kaya zat besi, seperti sayuran hijau, daging, dan buah – buahan, serta cara mengonsumsi TTD yang tepat agar tidak menimbulkan efek samping seperti mual.

Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Kota Depok, Tety Soesanti, S.Pd M.Pd., menyambut baik program ini. “Kesehatan siswa adalah prioritas kami. Kolaborasi dengan Puskesmas Pengasinan sangat membantu dalam membentuk generasi muda yang sehat, aktif, dan berprestasi. Kami berharap siswi dapat mengonsumsi TTD secara disiplin, baik di sekolah maupun di rumah,” katanya.

Menurut data Dinas Kesehatan Kota Depok, angka anemia pada remaja putri mencapai sekitar 36 persen berdasarkan pemeriksaan hemoglobin (Hb) di beberapa sekolah. Program suplementasi TTD ini diberikan secara gratis dan dijadwalkan rutin, biasanya satu tablet per minggu untuk pencegahan, atau lebih sering saat menstruasi.

Puskesmas Pengasinan berencana melanjutkan monitoring konsumsi TTD melalui guru BK dan kader kesehatan sekolah. Bagi siswi yang terdeteksi anemia berat, akan dilakukan rujukan ke fasilitas kesehatan lebih lanjut.

Program ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Depok dalam mewujudkan remaja Indonesia yang sehat, cerdas, dan bebas anemia. Dinas Kesehatan menghimbau seluruh orang tua dan sekolah untuk mendukung program ini agar target penurunan prevalensi anemia nasional dapat tercapai.

Tinggalkan komentar